SearchInform Data Loss Prevention

Madhava > SearchInform Data Loss Prevention

digital forensic, incident response, jasa digital forensic , konsultan digital forensic jakarta, konsultan digital forensic profesional di indonesia

SearchInform Data Loss Prevention

Data Loss Prevention (DLP) adalah sistem keamanan yang memantau, mendeteksi, dan mencegah data sensitif perusahaan keluar dari lingkungan organisasi tanpa izin.

SearchInform DLP adalah solusi DLP yang mengendalikan risiko human factor, kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan karyawan sendiri, melalui empat kemampuan inti:

  1. Memantau seluruh aliran data di dalam organisasi
  2. Menangkap isi pesan dan lampiran yang dikirim/diterima
  3. Memberi notifikasi saat kebijakan keamanan dilanggar
  4. Mencegah kebocoran data sebelum benar-benar terjadi

SearchInform DLP mendeteksi potensi kebocoran data sejak tahap perencanaan, bukan setelah data sudah bocor, sehingga insiden dapat dicegah, bukan sekadar direspons.

Prinsip Kerja Sistem

Saluran Komunikasi (Communication channels)

Email, aplikasi pesan instan, penyimpanan cloud, dan saluran digital lainnya yang digunakan karyawan untuk bertukar informasi.

Aktivitas Karyawan (Employee Activity)

Aktivitas di komputer, perpindahan data ke flashdisk/USB, hingga aktivitas pencetakan dokumen.

Data Tersimpan (Data at Rest)

Data yang tersimpan di folder jaringan, komputer pribadi karyawan, maupun server file perusahaan, memastikan data sensitif tidak "tertinggal" di lokasi yang tidak aman.

Kemampuan Analisis Konten

SearchInform DLP menggunakan berbagai metode deteksi untuk mengidentifikasi data sensitif secara akurat, meskipun format atau penamaan file diubah:

  • Pencarian berdasarkan kata kunci
  • Pencarian frasa
  • Pencarian menggunakan daftar istilah
  • Pencarian berdasarkan atribut dokumen
  • OCR (pengenalan teks dari gambar/dokumen scan)
  • Speech to text (konversi rekaman suara menjadi teks)
  • Pencarian gambar serupa
  • Pencarian konten serupa
  • Pencarian menggunakan regular expressions
  • Pencarian menggunakan digital fingerprint dokumen

Modul-Modul SearchInform DLP

Mail Controller

Menangkap seluruh korespondensi email, termasuk email yang diakses via browser (Gmail, Yahoo, Hotmail, dll), lengkap dengan analisis lampiran dan draft. Dilengkapi kemampuan memblokir/mengarantina email yang memenuhi kondisi tertentu (mengandung kata kunci, frasa, atau atribut spesifik).

Workstation Indexing

Melacak keberadaan informasi rahasia di komputer kerja, file server, dan folder bersama di seluruh jaringan perusahaan.

IM Controller

Menangkap percakapan dan lampiran di media sosial (LinkedIn, Facebook, dll) serta aplikasi pesan instan (WhatsApp, Telegram, Skype, Viber, dan lainnya).

FTP Controller

Menangkap data yang dikirim atau diterima melalui protokol FTP, termasuk koneksi terenkripsi (FTPS).

HTTP Controller

Menangkap pesan yang dikirim ke forum web, blog, dan aplikasi pesan berbasis browser.

Cloud Controller

Mengontrol isi penyimpanan cloud seperti Google Drive dan Dropbox.

Print Controller

Memonitor konten dokumen yang dikirim ke printer.

Camera Controller

Kemampuan terhubung ke webcam secara real-time untuk memantau aktivitas di area kerja.

Device Controller

Menangkap data yang dipindahkan ke perangkat eksternal, mendeteksi setiap koneksi perangkat eksternal ke komputer, memblokir pengiriman data berdasarkan ukuran/jenis/nama dokumen, mengenkripsi data, membatasi penggunaan perangkat (termasuk mode read-only), membaca data dari perangkat USB/smartphone yang terhubung, serta mengontrol proses sistem, clipboard, dan akses folder.
FAQ

(Frequently Ask Question)

Antivirus dan firewall melindungi sistem dari ancaman eksternal seperti malware dan serangan jaringan, sedangkan DLP berfokus pada pergerakan data itu sendiri, memastikan data sensitif tidak keluar dari lingkungan perusahaan, baik melalui ancaman eksternal maupun internal seperti karyawan.

Ya. SearchInform DLP membantu perusahaan menunjukkan kontrol teknis perlindungan data pribadi yang menjadi salah satu kewajiban pengendali data berdasarkan UU PDP, termasuk kemampuan deteksi dini dan penelusuran insiden kebocoran data.

Bisa. Melalui modul IM Controller, sistem dapat menangkap percakapan dan lampiran dari berbagai aplikasi pesan instan populer, termasuk WhatsApp, Telegram, Skype, dan Viber.

Tidak, jika dikonfigurasi dengan tepat. Kebijakan DLP dirancang berdasarkan tingkat risiko masing-masing peran dan modul yang diaktifkan, sehingga kontrol diterapkan secara proporsional tanpa menghambat pekerjaan operasional normal.

Durasi bervariasi tergantung skala organisasi, jumlah modul yang diaktifkan, dan kompleksitas infrastruktur IT,  umumnya proses assessment hingga sistem berjalan penuh membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan, termasuk masa uji coba dan kalibrasi.

We are here to answer your questions 24/7

Dapatkan Layanan SearchInform Data Loss Prevention