Di tengah gempuran risiko keamanan data, perlindungan data menjadi pertimbangan bagi organisasi yang mengutamakan keamanan data informasi. Oleh karena itu, organisasi dapat menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMAP), salah satunya ISO 27001. Jika organisasi tidak mengimplementasikan ISO 27001 dalam mengatasi serangan dan kebocoran data digital, organisasi akan dihadapkan pada 5 risiko keamanan data.

Risiko Keamanan Data Tanpa ISO 27001!

Seiring dengan perkembangan digital, keamanan data dan informasi menjadi penting bagi organisasi. Perkembangan digital yang pesat, selaras dengan risiko keamanan data. Maka, organisasi harus menyediakan sistem yang mampu melacak, mengidentifikasi, serta menangani risiko keamanan informasi, salah satunya yaitu dengan menerapkan ISO 27001.

ISO 2700 merupakan SMAP yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) untuk membantu organisasi dalam melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data melalui pendekatan manajemen risiko. 

Baca juga: Menjaga Keamanan Data Pribadi Konsumen dengan PP 71/2019 dan ISO 27001

Mengingat peningkatan risiko terhadap keamanan data, ISO 27001 dapat menjadi solusi yang tepat. Jika organisasi tidak atau belum menerapkan ISO 27001, terdapat 5 risiko keamanan data tanpa ISO 27001, yaitu:

1. Kebocoran Data

Kebocoran data menjadi salah satu risiko terbesar jika organisasi tidak memiliki mekanisme perlindungan data. Tanpa adanya sistem keamanan yang memadai, data dan informasi yang bersifat sensitif rentan diambil, dicuri, atau dimodifikasi.

2. Biaya Perbaikan yang Tinggi

Ketika penyerangan terjadi, organisasi harus menyelidiki penyebab, memperbaiki serangan, dan membangun kembali fondasi yang telah diserang. Hal ini tentu memakan banyak sumber daya, baik waktu, tenaga, hingga biaya perbaikan.

3. Penurunan Daya Saing

Organisasi yang belum memiliki ISO 27001, besar kemungkinan akan mengalami penurunan daya saing. Hal ini dikarenakan klien, mitra, dan pelanggan ingin informasi yang mereka serahkan kepada organisasi dapat dijaga dengan baik dan aman.

4. Menurunnya Kepercayaan Publik

Selain menurunkan daya saing, tidak memiliki ISO 27001 dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik. Organisasi yang tidak menerapkan ISO 27001 cenderung akan mengalami kesulitan dalam meyakinkan publik bahwa data dan informasi mereka terlindungi dengan baik. Publik akan merasa khawatir, hingga memilih alternatif yang dianggap aman. Hal ini mengakibatkan kehilangan pelanggan dan pendatapan.

5. Sanksi Hukum yang Serius

Regulasi tentang keamanan data dan perlindungan privasi semakin ketat. Oleh karena itu, organisasi yang tidak memiliki sistem manajemen keamanan informasi berpotensi melanggar dan mendapat sanksi hukum yang berat.

Langkah Antisipasi Risiko Keamanan Data Tanpa ISO 27001

Organisasi dapat menerapkan langkah-langkah antisipasinya dengan cara:

1. Melakukan Penilaian Kerentanan

Penilaian kerentanan bekerja dengan cara mencari kemungkinan jalur serangan yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku. Penilaian kerentanan berkala dapat membantu dan memperbaiki celah keamanan dengan cepat.

2. Menerapkan Alat Deteksi Ancaman

Organisasi dapat mendeteksi ancaman secara real-time dengan tools seperti Intrusion Detection Systems (IDS), Security Information and Event Management (SIEM), dan Endpoint Detection and Response (EDR). Tools ini dapat memantau lalu lintas melalui jaringan, perilaku pengguna, hingga aktivitas sistem. Kemudian tools tersebut akan mengirim sinyal alarm ketika terdapat aktivitas yang mencurigakan teridentifikasi.

3. Meninjau Kontrol Akses

Tinjauan kontrol akses memastikan bahwa hanya personil yang berwenang yang dapat mengakses informasi sensitif. Menerapkan Role-Based Access Control (RBAC) dan melakukan audit akses dapat membantu memverifikasi izin sesuai dengan tanggung jawab pekerjaan.

4. Edukasi Karyawan

Sangat penting bagi organisasi untuk menyediakan program pelatihan tentang praktik terbaik dalam menangani data yang tidak melibatkan kompromi keamanan seperti mengidentifikasi upaya phising, mengamankan kata sandi, dan melaporkan perilaku yang mencurigakan.

Jika Anda sedang mencari konsultan ISO 27001, Anda dapat menghubungi kami melalui Madhava.id. Kami siap memberikan pendampingan dan pelatihan dalam memahami, menilai, dan mengimplementasikan standar ISO 27001 sesuai dengan bidang bisnis dan regulasi di Indonesia. Segera konsultasikan dengan kami!